People cannot gain anything without sacrificing something You must present something of equal value to gain something

Sunday, September 18, 2011

COMPLICATED !!!!!!

Complicated!!!
Bukan. ini bukan sebuah judul. Ini hanyalah sebuah kata yang terlontar dari mulut busuk seorang laki2 yang tak lain dan tak bukan adalah sekedar anjing jalanan yang penuh debu dan lusuh. Kotor, Menjijikkan. Seorang laki2 yang kuat, tegar dan suvive seperti kata kawan2nya. Tapi itu kebohongan. Palsu. Jika diantara kalian benar2 mengenalnya, maka kan kau temukan jiwa yang hancur, tubuh yang remuk. Mencoba berdiri dan terus berjalan diantara iblia-iblis yang selalu murka ia terus dan terus mencoba menyusun puzzle kehidupannya yang telah menjadi kepingan tak beraturan.

Complicated!!!! Lagi-lagi kata itu yang terlontar seketika olehnya. Helaan nafasnya yang panjang, tatapan matanya yang kosong mengiringinya pada mimpi-mimpinya. Hampa…. Mimpi palsu yang selalu hadir dalam hidupnya yang nyata.…..Kering rasanya kerongkongannya....Tubuhnya meringan dan semakin ringan…. Sangat ringan…. Namun gerak langkahnya terasa berat….. Bahkan untuk mengedipkan mata pun terasa sulit. Terus dan terus berjalan Tertatih-tatih, menangis, mengais.
Tak satupun peduli padanya. Perih, memang, namun ia tak mau terus-terusan menjadi anjing jalanan. Sepasang mata menatapnya sayu. Tangan itu hendak meraihnya. Namun ternyata palsu. Dan lagi-lagi kepalsuan yang ia hadapi. Berteriak ia dalam himpitan dan jepitan kehidupan yang menyumbat pikirannya. Tak satu pun mampu mendengar jeritannya. Rumitnya kehidupan yang ia jalani rupanya membuatnya terbelenggu dalam sebuah ego. Ego yang membuatnya lupa akan dirinya. Ambisinya mencapai mimpi-mimpinya membutakan mata hatinya. Dan benar-benar buta perasaannya. Tak ingat siapa dirinya. Hanya sebuah ambisi kosong yang ia anggap sebagai mimpinya.
Hilang akal sehatnya, yang dia inginkan hanyalah menjadi bentuk di dunia ini. Bukan anjing jalanan. Antara sadar dan tidak, egonya menguasainya, menuntunnya pada sebuah mimpi palsu. Ah... lelah rasanya. Tubuhnya, Perasaannya. Ia ingin terbebas dari belenggu ego yang sangat menyakitkan. Namun rupanya tak kuasa ia. Hidupnya membuat ia semakin terjerat.
Yah,,, terjerat oleh egonya. Adakah cahaya yang akan menyinari jalannya? Melumerkan egonya dan menghancurkan kerasnya ambisi. Mungkinkah ia akan dapatkan kehidupan normalnya kembali? Huft… Pertanyaan yang sulit dijawab. Aku pun tak mampu. Sulit diprediksi. Rumit dipecahkan, karena memang sangat complicated!!!
Diam. Laki2 itu terdiam. Lelah berjalan, lelah melawan nafsunya. Letih menjalani hidupnya yang gila. Berfikir dia Jalan mana yang harus ditempuh. Persimpangan ini terlalu rumit, Penuh pesona, Namun terasa sesak udaranya. Huft… mungkin dia butuh petunjuk Namun pada siapa? Kemana? Entahlah…

I even never don’t know…..!!!!!!

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.